Penandatanganan Perjanjian Kerjasama untuk Mengadakan Joint Conference di Osaka University

August 29, 2018

JAKARTA-Pada tanggal 14 Agustus 2018, bertempat di Hotel Royal Kuningan Jakarta, I-4 Chapter Jepang bersama dengan Forum Peneliti Muda Indonesia (ForMind) dan Universitas Indonesia telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk mengadakan joint conference di Osaka University, Jepang tanggal 27-28 Oktober 2018 bertajuk “Japan Indonesia International Scientific Conference (JIISC-2018).” Penandatangan perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Rektor UI, Prof. Dr. Muhammad Anis, Managing Director I-4 Jepang Assoc. Prof. Dr. M. Aziz dan Pendiri dan Pembina ForMind Assoc. Prof. Dr. Fenny Dwivany. Penandatanganan perjanjian kerjasama disaksikan oleh ketua I-4 Prof. Deden Rukmana, Conference Chairman sekaligus Deputy Managing Director I-4 East Asia Assist. Prof. Dr. Sastia P. Putri, anggota ForMind, Assoc.Prof. Dr. Yudi Darma dan Dr. Berry Juliandi, serta perwakilan dari Kantor Urusan Internasional Universitas Indonesia. Perjanjian kerjasama ini sekaligus mengukuhkan dukungan sponsorship Universitas Indonesia untuk acara JIISC-2018 yang akan dihadiri oleh para ilmuwan Jepang dan ilmuwan Indonesia, baik yang berkarir di tanah air maupun di luar negeri.

Read more

[SEJARAH I-4] Bagian I: Memulai Langkah untuk Sejarah

April 25, 2018

Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional, atau disingkat I-4, adalah sebuah wadah ilmuwan Indonesia di luar negeri. I-4 berasal dari konsepsi pengumpulan ilmuwan Indonesia dari seluruh dunia. Organisasi ini awalnya diinisiasi oleh PPI Jerman pada medio 2007. Tujuan pembentukan I-4 ini adalah untuk mengakomodasi seluruh potensi ilmuwan Indonesia di seluruh dunia dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lebih jauh, I-4 diharapkan dapat kontributif untuk membantu pemecahan permasalahan bangsa secara konkrit, berkala dan berkesinambungan. Pendirian I-4 sendiri dideklarasikan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Dunia pada tanggal 5 Juli 2009 dalam kegiatan Simposium Internasional (SI) PPI Dunia di Den Haag, Belanda dan kemudian diresmikan secara formal di Jakarta pada tanggal 24 Oktober 2009. Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dunia di Den Haag pada saat itu dibuka oleh Presiden RI ketika itu, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono melalui teleconference serta dihadiri oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D., Anies Baswedan, Ph.D., Prof. Dr. Ken Kawan Soetanto, Dr. Eng. Khoirul Anwar, Etin Anwar, Ph.D dan masih banyak lagi Ilmuwan-ilmuwan Indonesia lainnya. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal penegasan kembali pentingnya jaringan Internasional yang menghubungkan putra-putri terbaik bangsa yang sedang berdomisili di luar negeri (ilmuwan diaspora). Berdirinya I-4 ini mendapat sambutan dan dukungan sangat positif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (waktu itu Depdiknas) melalui Dirjen Pendidikan Tinggi. Pendirian I-4 pun diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ketika itu, Bapak Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, di Jakarta. Di masa awal pembentukan, I-4 juga turut diundang ke Istana Negara oleh Wakil Presiden RI yang tengah menjabat, Bapak Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 42 pembicara baik dari dalam maupun luar negeri mencakup 3 elemen besar yakni : (1) Pemerintah Indonesia baik dari pejabat Departemen terkait dari Indonesia maupun atase dan pensosbud di dalam maupun di luar negeri (2) Akademisi baik dari kalangan dosen ataupun peneliti baik dari dalam maupun luar negeri (3) Organisasi kepemudaan dan kepelajaran di dalam maupun di luar negeri. Para pembicara tersebut membahas enam topik besar berkaitan dengan beragam permasalahan bangsa, yakni: Hukum Politik Pemerintahan (HPP), Sosial Kemasyarakatan (Soskem), Sains dan teknologi, Energi, Lingkungan dan kebumian (3E), Kepemudaan dan Kepelajaran serta Ekonomi. Sebagai suatu organisasi, I-4 memiliki VISI-MISI organisasi sebagai berikut: VISI: I-4 sebagai wadah untuk mengakomodasi dan mengorganisasikan seluruh potensi ilmuwan Indonesia di seluruh dunia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia demi kemajuan Indonesia. MISI: Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar ilmuwan di luar negeri dengan ilmuwan di dalam negeri, elemen pemerintahan, institusi pendidikan tinggi, institusi riset, dunia usaha dan masyarakat. Meningkatkan kompetensi dan peran internasional ilmuwan Indonesia dengan berbagai kegiatan ilmiah untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan proses alih dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan identitas dan kearifan nasional. Kronologi Pembentukan Organisasi I-4 Pembentukan kelembagaan I4 diawali ketika PPI Jerman menginisiasi sebuah wadah untuk mengumpulkan seluruh ilmuwan Indonesia yang ada di seluruh dunia pada tahun 2007. Dalam beberapa pertemuan yang dilaksanakan, tercetus nama I-4 sebagai wadah tersebut yang kemudian disosialisasikan hingga tahun 2008. Selain itu, tim konseptor turut merumuskan kegiatan untuk mendeklarasikan I-4. Akhirnya, Tim ini memutuskan untuk mengadakan kegiatan Simposium Internasional di […]

Read more

Sejarah Singkat Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional

February 22, 2018

Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (atau dalam bahasa Inggris International Indonesian Scholars Association) disingkat dengan I-4 adalah sebuah wadah ilmuwan Indonesia di dalam dan luar negeri yang berasal dari konsepsi pengumpulan ilmuwan Indonesia dari seluruh dunia yang diinisiasi oleh PPI Jerman pada medio 2007. Pendiriannya dideklarasikan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Dunia pada tanggal 5 Juli 2009 dalam kegiatan Simposium Internasional PPI Dunia pada tanggal 3 – 5 Juli 2009 di Den Haag, Belanda dan diresmikan secara formal di Jakarta pada tanggal 24 Oktober 2009 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Moh. Nuh. Dalam perkembangan selanjutnya, I-4 didaftarkan sebagai sebuah organisasi nirlaba yang berbadan hukum di Indonesia berdasarkan  Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-04131.50.10.2014 tanggal 22 Juli 2014. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh kepengurusan I-4 periode sebelumnya untuk kemajuan Indonesia diantaranya International Summit  pada tahun 2010, penerbitan buku “25 Kisah Ilmuwan Indonesia yang Mendunia pada tahun 2015, serta kerjasama dengan Kemenristekdikti dalam kegiatan World Class Visiting Professor pada tahun 2016. Kepengurusan I-4 Periode 2018 – 2020 akan meneruskan misi organisasi untuk mensinergikan potensi ilmuwan Indonesia di luar negeri dengan pemerintah dan beragam stakeholder di dalam dan di luar negeri untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Ikatan Ilmuwan Internasional Indonesia

Read more