Peserta Simposium Internasional PPI Dunia (Den Haag, 3 – 5 Juli 2009)

I-4, dideklarasikan sebagai salah satu hasil dari Simposium Internasional PPI dunia di Den Haag pada tanggal 3 – 5 Juli 2009. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal penegasan kembali pentingnya jaringan internasional yang menghubungkan putra-putri terbaik bangsa, yang sedang berdomisili di luar negeri.

Kelahiran I-4 ini mendapat sambutan dan dukungan sangat positif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (waktu itu Depdiknas) melalui Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Beberapa bulan setelah dideklarasikan, pada bulan Oktober 2009, I-4 diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu, Bapak M. Nuh, di Jakarta.

Dalam perkembangan selanjutnya, I-4 didaftarkan sebagai sebuah organisasi nirlaba yang berbadan hukum di Indonesia berdasarkan  Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-04131.50.10.2014 tanggal 22 Juli 2014.

Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh kepengurusan I-4 periode sebelumnya untuk kemajuan Indonesia diantaranya International Summit  pada tahun 2010, penerbitan buku “25 Kisah Ilmuwan Indonesia yang Mendunia pada tahun 2015, serta kerjasama dengan Kemenristekdikti dalam kegiatan World Class Visiting Professor pada tahun 2016.

Dalam masa kepengurusan Periode 2018 – 2020, I-4 meneruskan misi organisasi untuk mensinergikan potensi ilmuwan Indonesia di luar negeri dengan pemerintah dan beragam stakeholder di dalam dan di luar negeri untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Pada tanggal 12-18 Agustus 2018, I-4 bersama ALMI (Akademi Ilmuwan Muda Indonesia) menjadi mitra kerja Kemenristekdikti dalam pelaksanaan Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD) 2018. Dalam kegiatan ini didatangkan sebanyak 47 ilmuwan diaspora Indonesia dari 11 negara ke Indonesia. Para ilmuwan diaspora ini mengunjungi 55 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Pada tanggal 18-25 Agustus 2019, Kemenristekdikti kembali akan mengadakan kegiatan Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD) 2018 bekerja sama dengan I-4 bersama ALMI. Dalam kegiatan tahun 2019 ini didatangkan sebanyak 57 ilmuwan diaspora Indonesia dari 15 negara termasuk Jepang, United Kingdom, Australia, Singapore, United States, Malaysia, Jerman, Brunei, Finland, Sweden, Arab Saudi, Korea, Perancis, Belanda dan Swiss.