[SEJARAH I‑4] Bagian I: Memulai Langkah untuk Sejarah

April 25, 2018

Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al, atau dis­ingkat I‑4, adalah sebuah wadah ilmuwan Indone­sia di luar negeri. I‑4 berasal dari kon­sep­si pengumpu­lan ilmuwan Indone­sia dari selu­ruh dunia. Organ­isasi ini awal­nya diin­isi­asi oleh PPI Jer­man pada medio 2007. Tujuan pem­ben­tukan I‑4 ini adalah untuk men­gako­modasi selu­ruh poten­si ilmuwan Indone­sia di selu­ruh dunia dalam hal pengem­ban­gan ilmu penge­tahuan dan teknolo­gi. Lebih jauh, I‑4 dihara­p­kan dap­at kon­tribu­tif untuk mem­ban­tu pemec­a­han per­masala­han bangsa secara konkrit, berkala dan berkesinam­bun­gan. Pendiri­an I‑4 sendiri dideklarasikan oleh Per­him­punan Pela­jar Indone­sia (PPI) se-Dunia pada tang­gal 5 Juli 2009 dalam kegiatan Sim­po­sium Inter­na­sion­al (SI) PPI Dunia di Den Haag, Belan­da dan kemu­di­an diresmikan secara for­mal di Jakar­ta pada tang­gal 24 Okto­ber 2009. Sim­po­sium Inter­na­sion­al Per­him­punan Pela­jar Indone­sia (PPI) dunia di Den Haag pada saat itu dibu­ka oleh Pres­i­den RI keti­ka itu, Dr. H. Susi­lo Bam­bang Yud­hoy­ono melalui tele­con­fer­ence ser­ta dihadiri oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D., Anies Baswedan, Ph.D., Prof. Dr. Ken Kawan Soetan­to, Dr. Eng. Khoir­ul Anwar, Etin Anwar, Ph.D dan masih banyak lagi Ilmuwan-ilmuwan Indone­sia lain­nya. Organ­isasi ini dihara­p­kan dap­at men­ja­di cikal bakal pene­gasan kem­bali pent­ingnya jaringan Inter­na­sion­al yang menghubungkan putra-putri ter­baik bangsa yang sedang berdomisili di luar negeri (ilmuwan dias­po­ra). Berdirinya I‑4 ini men­da­p­at sambu­tan dan dukun­gan san­gat posi­tif dari Kementer­ian Pen­didikan dan Kebu­dayaan (wak­tu itu Depdik­nas) melalui Dir­jen Pen­didikan Ting­gi. Pendiri­an I‑4 pun diresmikan lang­sung oleh Menteri Pen­didikan dan Kebu­dayaan keti­ka itu, Bapak Prof. Dr. Ir. Moham­mad Nuh, di Jakar­ta. Di masa awal pem­ben­tukan, I‑4 juga turut diun­dang ke Istana Negara oleh Wak­il Pres­i­den RI yang ten­gah men­ja­bat, Bapak Prof. Dr. H. Boe­diono, M.Ec. Kegiatan ini dihadiri oleh sek­i­tar 42 pem­bicara baik dari dalam maupun luar negeri men­cakup 3 ele­men besar yakni : (1) Pemer­in­tah Indone­sia baik dari peja­bat Departe­men terkait dari Indone­sia maupun atase dan pen­sos­bud di dalam maupun di luar negeri (2) Akademisi baik dari kalan­gan dosen ataupun peneli­ti baik dari dalam maupun luar negeri (3) Organ­isasi kepe­mu­daan dan kepela­jaran di dalam maupun di luar negeri. Para pem­bicara terse­but mem­ba­has enam top­ik besar berkai­tan den­gan beragam per­masala­han bangsa, yakni: Hukum Poli­tik Pemer­in­ta­han (HPP), Sosial Kemasyarakatan (Soskem), Sains dan teknolo­gi, Ener­gi, Lingkun­gan dan kebu­mian (3E), Kepe­mu­daan dan Kepela­jaran ser­ta Ekono­mi. Seba­gai suatu organ­isasi, I‑4 memi­li­ki VISI-MISI organ­isasi seba­gai berikut: VISI: I‑4 seba­gai wadah untuk men­gako­modasi dan men­gor­gan­isas­ikan selu­ruh poten­si ilmuwan Indone­sia di selu­ruh dunia dalam pengem­ban­gan ilmu penge­tahuan dan teknolo­gi ser­ta pen­ingkatan kual­i­tas sum­ber daya manu­sia demi kema­juan Indone­sia. MISI: Meningkatkan koor­di­nasi dan ker­jasama antar ilmuwan di luar negeri den­gan ilmuwan di dalam negeri, ele­men pemer­in­ta­han, insti­tusi pen­didikan ting­gi, insti­tusi riset, dunia usa­ha dan masyarakat. Meningkatkan kom­pe­ten­si dan per­an inter­na­sion­al ilmuwan Indone­sia den­gan berba­gai kegiatan ilmi­ah untuk men­dukung pem­ban­gu­nan nasion­al yang berke­lan­ju­tan. Mem­perku­at kual­i­tas sum­ber daya manu­sia Indone­sia den­gan pros­es alih dan trans­fer ilmu penge­tahuan dan teknolo­gi yang dis­esuaikan den­gan iden­ti­tas dan kear­i­fan nasion­al. Kro­nolo­gi Pem­ben­tukan Organ­isasi I‑4 Pem­ben­tukan kelem­ba­gaan I4 diawali keti­ka PPI Jer­man mengin­isi­asi sebuah wadah untuk mengumpulkan selu­ruh ilmuwan Indone­sia yang ada di selu­ruh dunia pada tahun 2007. Dalam beber­a­pa perte­muan yang dilak­sanakan, ter­ce­tus nama I‑4 seba­gai wadah terse­but yang kemu­di­an dis­osial­isas­ikan hing­ga tahun 2008. Selain itu, tim kon­sep­tor turut meru­muskan kegiatan untuk mendeklarasikan I‑4. Akhirnya, Tim ini memu­tuskan untuk men­gadakan kegiatan Sim­po­sium Inter­na­sion­al di […]

Read more

[Focus Group Discussion I‑4] : Arah Pengembangan Ilmu Pengetahuan, teknologi & SDM Indonesia

April 24, 2018

[Focus Group Dis­cus­sion I‑4] Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al (I‑4) akan kem­bali meng­hadirkan kegiatan yang dihara­p­kan mem­berikan kon­tribusi bagi pengem­ban­gan ilmu penge­tahuan, teknolo­gi dan sum­ber daya manu­sia Indone­sia. Kami men­gun­dang para ilmuwan Indone­sia di kawasan Boston dan sek­i­tarnya untuk mengiku­ti Focus Group Dis­cus­sion I‑4: Nama Kegiatan : Focus Group Dis­cus­sion I‑4 Tema : Arah Pengem­ban­gan Ilmu Penge­tahuan, Teknolo­gi & SDM Indone­sia Nara­sum­ber : Prof. Dr. dr. Ali Ghufron Muk­ti ( Dir­jen Sum­ber Daya Ilmu Penge­tahuan, Teknolo­gi dan Pen­didikan Ting­gi Kemen­ris­tekdik­ti) Mod­er­a­tor : Dr. Rezy Pradip­ta ( Research Sci­en­tist di Insti­tute for Sci­en­tif­ic Research, Boston Col­lege, USA) Hari/Tanggal : Senin, 30 April 2018 Jam: 10.00 am EST / 21.00 WIB Tem­pat : Kam­pus Mass­a­chu­setts Insti­tute of Tech­nol­o­gy MIT Boston, USA (Room 3–442) Kegiatan ini akan mem­ba­has kebi­­jakan-kebi­­jakan yang telah dan akan dilakukan oleh Pemer­in­tah Indone­sia melalui Kemen­ris­tekdik­ti untuk mema­jukan ilmu penge­tahuan, teknolo­gi dan sum­ber daya manu­sia Indone­sia khusus­nya para dosen dan peneli­ti. Salah satu kebi­jakan yang saat ini ten­gah dis­oroti masyarakat umum adalah perekru­tan dosen asing untuk mem­ban­tu kema­juan pen­didikan ting­gi dan dunia penelit­ian di Indone­sia. Kegiatan FGD ini akan mem­ba­has lebih men­dalam kebi­jakan terse­but ter­ma­suk latar belakang, sum­ber pen­danaan, tar­get dan sasaran, jang­ka wak­tu pelak­sanaan, imple­men­tasi dan seba­gainya. Para peser­ta FGD dihara­p­kan mem­berikan masukan dari pen­gala­man­nya dalam melakukan penelit­ian dan pen­ga­jaran di dunia pen­didikan ting­gi baik di Indone­sia maupun di luar Indone­sia. Kebi­jakan yang dit­er­ap­kan oleh pemer­in­tah ten­tun­ya akan menen­tukan arah dan masa depan ilmu penge­tahuan, teknolo­gi dan sum­ber daya manu­sia. Organ­isasi I‑4 seba­gai salah satu kom­po­nen bangsa dalam pengem­ban­gan dunia ilmu penge­tahuan dan teknolo­gi dan SDM Indone­sia merasakan per­lu untuk menye­di­akan wadah bagi selu­ruh kom­po­nen masyarakat ilmuwan Indone­sia untuk mem­berikan masukan bagi penyem­pur­naan kebi­­jakan-kebi­­jakan khusus­nya yang disi­ap­kan oleh Kemen­ris­tekdik­ti. Kegiatan FGD I‑4 ini akan pula disiarkan lang­sung melalui Youtube chan­nel I‑4 di tau­tan sbb: https://www.youtube.com/user/i4channel/live Pani­tia pun menye­di­akan kesem­patan kepa­da semua untuk mem­berikan masukan dan per­tanyaan untuk kegiatan FGD ini melalui email ke ketum@i4indonesia.org Susunan acara FGD I‑4 ini sbb: 10:00 a.m. EST — Pem­bukaan oleh Dr. Deden Ruk­mana (Ket­ua Umum I‑4 peri­ode 2018–2020) 10:15 — 10:45 a.m. EST — Pema­paran oleh Prof. Dr. dr. Ali Ghufron Muk­ti 10:45 — 11:45 a.m. EST — Diskusi dimod­er­a­tori oleh Dr. Rezy Pradip­ta 11:45 — 12:00 p.m. EST — Kes­im­pu­lan dan penut­up oleh Dr. Deden Ruk­mana Salam Ilmuwan Indone­sia untuk Dunia!

Read more

[KABAR DUKA] : Dr. Victoria L.S Bendahara Umum I‑4 Telah Berpulang

April 15, 2018

Sege­nap pen­gu­rus dan kelu­ar­ga besar Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al merasa kehi­lan­gan atas berpu­langnya Dr. Vic­to­ria Lelu Sabon. Dr. Vic­to­ria L. Sabon lahir pada 23 Desem­ber 1979 dan tut­up usia pada 14 April 2018 pukul 22.00 WIB. Beli­au meru­pakan Ben­da­hara Umum Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al. Dedikasinya untuk bangsa Indone­sia san­gat besar. Beli­au adalah orang yang gigih, ramah, dan bertang­gung­jawab. Bu Vic­to­ria atau ser­ing dis­apa Bu Vivi meru­pakan sosok yang telah berkon­tribusi banyak di I‑4 mulai dari awal berdirinya organ­isasi. Salah satu dari sekian banyak kegiatan I‑4 yang per­nah beli­au iku­ti adalah men­ja­di Ket­ua Pelak­sana Musyawarah Inter­na­sion­al (MUIN) ke‑2 pada Tahun 2011, dan  turut ser­ta pada kegiatan Vis­it­ing World Class Pro­fes­sor yang dihadiri oleh Ilmuwan Indone­sia dari selu­ruh dunia di Jakar­ta pada 2016 Lalu. Selain itu beli­au juga tidak per­nah absen di seti­ap kegiatan I‑4 dan Ilmuwan Indone­sia hing­ga saat ini men­ja­di Ben­da­hara Umum Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al. Bu Vivi meru­pakan alum­nus Ros­tov State Uni­ver­si­ty of Eco­nom­ic, Rusia juru­san Spe­cial­ist in Com­merce.  Beli­au juga meru­pakan Phd Can­di­date in World Econ­o­my di Peo­ples Friend­ship Uni­ver­si­ty of Rusia. Beli­au juga telah mendedikasikan dirinya di Surya Uni­ver­si­ty. Telah banyak karya dan  pub­likasi yang beli­au dedikasikan untuk mema­jukan pen­didikan dan ilmu penge­tahuan di Indone­sia. Ter­i­makasih Bu Vivi, engkau telah men­ga­jarkan kami arti keihk­lasan, seman­gat berkarya dan cin­ta tanah air melalui ilmu penge­tahuan. Kami tidak akan per­nah melu­pakan jasa dan arti pent­ing dedikasi. Kami ber­jan­ji akan melan­jutkan per­juan­gan untuk mencer­daskan bangsa melalui organ­isasi ini, Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al. Dari kami den­gan Cin­ta, Salam Ilmuwan Indone­sia.

Read more

I‑4 Lectures : “Memproduksi Energi dari CO2: Perkembangan Teknologi” Bersama Dr. Oki Muraza

April 4, 2018

I‑4 Lec­tures meru­pakan kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al  den­gan meng­hadirkan pem­bicara Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al dalam ben­tuk kuli­ah dar­ing. April meru­pakan bulan yang spe­sial kare­na I‑4 Lec­tures akan meng­hadirkan pem­bicara yang meru­pakan salah satu Man­ag­ing Direc­tor Ikatan Ilmuwan Indone­sia Inter­na­sion­al. Pem­bicara : Dr. Oki Muraza (Asso­ciate Pro­fes­sor, Chem­i­cal Engi­neer­ing and Cen­ter Of Excel­lence in Nan­otech­nol­o­gy King Fahd Uni­ver­si­ty of Petro­le­um and Min­er­als, Arab Sau­di ) Tema : Mem­pro­duk­si Ener­gi dari CO2 : Perkem­ban­gan Teknolo­gi  Wak­tu : Ming­gu, 8 April 2018 jam 22.00–23.30 WIB Kegiatan ini dap­at diden­garkan lang­sung melalui  www.radioppidunia.org

Read more